
Pendopo Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek kembali menjadi saksi atas pencapaian membanggakan dari civitas akademika MTs Negeri 1 Trenggalek. Pada Kamis, 29 Oktober 2026, madrasah ini sukses memborong tiga gelar juara sekaligus dalam ajang bergengsi TGX Research and Innovation Summit Kategori Call For Paper TGX TRESNO 2026 (Trenggalek Research & Innovation Summit) dan TGX Business Challenge 2026.
Daftar Pemenang dan Karya Inovatif
Ajang kompetisi tingkat kabupaten ini diselenggarakan selaras dengan visi besar Kabupaten Trenggalek untuk mencapai target Net Zero Carbon, yang mengintegrasikan pembangunan rendah karbon, pertumbuhan ekonomi tinggi, serta konsep kota berkelanjutan. Melalui pendelegasian tiga tim terbaiknya dari total sekitar 400 pendaftar, MTs Negeri 1 Trenggalek yang baru pertama kalinya mengikuti ajang ini berhasil menorehkan karya-karya luar biasa berikut:
Juara 1 Call For Paper TGX TRESNO 2026:

Anggota Tim: Arya Tegar Daneswara (8 Bahasa Inggris), Aria Purba (8 Bahasa Inggris), dan Muhammad Sulthan Adila Masyhuri (8 Agama).
Judul Karya: Pemetaan Partisipatif Sampah Pesisir Berbasis Google My Maps: Solusi Mitigasi Dampak Antropogenik Di Kawasan Hutan Mangrove Cengkrong Trenggalek.
Juara 2 Call For Paper TGX TRESNO 2026:
Anggota Tim: Alifia Putri Salsabilla (9 Bahasa Inggris), Rahajeng Zafira Amanda (9 Bahasa Inggris), dan Shakila Bilqish Mustofa (9 Bahasa Inggris).
Judul Karya: Pengembangan Smart Eco-Paper Berbasis Antosianin Buah Binahong (Anredera Cordifolia) Melalui Multi-Barrier System Sebagai Biosensor Boraks.
Juara 2 TGX Business Challenge 2026:
Anggota Tim: Eka Putri Rahayu (9 Olimpiade), Hana Nur Azizah (9 Olimpiade), dan Refinda Virgin Eka Zainunnia (9 Agama).
Judul Karya: Transformasi Getah Pisang Menjadi Tinta Marker Organik Sebagai Solusi Alat Tulis Berkelanjutan.
Apresiasi dan Harapan ke Depan
Kesuksesan menyapu bersih penghargaan ini disambut dengan rasa bangga yang mendalam oleh seluruh warga madrasah. Pembina Karya Ilmiah Remaja (KIR) MTs Negeri 1 Trenggalek, Masrotun Choiriyah, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian perdana ini. "Peserta yang mendaftar mencapai 400 peserta dari 3 kategori. Event ini merupakan event yang pertama kali diikuti oleh peserta didik MTs Negeri 1 Trenggalek. Kegiatan ini diharapkan menambah semangat anak untuk terus berinovasi dan berkarya lebih lanjut, karena sejatinya riset itu kegiatan yang menyenangkan," ujarnya penuh antusias.
Kepala Madrasah, Drs. Jamaluddin Malik, M.A., menambahkan, "Prestasi ini semakin menunjukkan bahwa di bidang riset dan karya ilmiah, MTsN 1 sangat bisa dibanggakan. Beberapa bulan yang lalu, delegasi MTsN 1 juga berhasil meraih juara 2 dalam ajang yang diselenggarakan di MAN 2 Kota Malang, di Kabupaten Probolinggo yang bertempat di SMA Unggulan HAF-SA Zainul Hasan BPPT Genggong (dinilai langsung oleh para peneliti Indonesia dan luar negeri), dan juga juara 1 dan juara favorit di SMAN 1 Kediri."
Melalui inovasi riset dan bisnis berkelanjutan yang diusung oleh para peserta didik, diharapkan tradisi ilmiah di lingkungan madrasah semakin kuat serta mampu melahirkan generasi muda Trenggalek yang solutif dan peduli lingkungan.